Kunci Sukses Menjadi Agen Asuransi

Kunci Sukses Menjadi Agen Asuransi

Membahas tentang Kunci Sukses Menjadi Agen Asuransi, mungkin sudah bukan suatu hal yang asing bagi mereka yang sudah lebih dulu merasakan indahnya menjalani profesi sebagai pebisnis asuransi.

Seperti yang kita ketahui, saat ini agen asuransi menjadi salah satu profesi yang sedang naik daun. Tidak sedikit orang yang sedang menganggur atau tidak terikat dengan perusahaan tertentu, bahkan bagi kalangan orang yang sedang mencari penghasilan tambahan, melirik profesi menjadi agen asuransi.

Dijelaskan oleh Chief Agency Officer Allianz Life Indonesia, Ginawati Djunaedi, untuk bisa menjadi agen asuransi, tidak ada syarat khusus yang perlu dipersiapkan.

Pasalnya, setiap orang mempunyai hak dan kesempatan yang sama. Tanpa melihat latar belakang, latar pendidikan, atau sejenisnya untuk melamar pekerjaan sebagai agen asuransi.

Poin penting yang perlu dikuasai saat menjalani profesi ini ialah dengan menerapkan strategi, sistem, atau materi yang sudah diberikan oleh pihak perusahaan ketika mengikuti pelatihan.

Akan tetapi, untuk menjadi agen asuransi yang sukses, ada beberapa hal yang juga harus dipelajari. Tujuannya ialah supaya anda bisa mengimprovisasi dan mengikuti perkembangan zaman.

Kunci Sukses Menjadi Agen Asuransi

Ketika bertanya dan berkonsultasi dengan agen asuransi yang sudah sukses, mungkin anda akan diberikan arahan sesuai pengalaman yang mereka alami ketika menjadi pemula.

Namun secara umum, mereka juga menyarankan untuk belajar tentang beberapa hal terkait dengan poin dasar bisnis di dunia asuransi. Apa saja? Simak daftar berikut agar lebih jelas!

1. Lebih Terbiasa Dengan Bidang Asuransi

Sebagai seorang agen yang masih pemula, maka sebelumnya anda harus membiasakan diri terlebih dahulu dengan bidang asuransi. Tidak heran jika anda disarankan untuk menjadi nasabah sebelum mendaftar menjadi agen.

Ketika sudah menjadi nasabah, maka sedikit banyak nantinya anda akan mempunyai pengetahuan tentang hal tersebut. Akan tetapi, tidak ada salahnya juga menambah wawasan dengan membaca atau konsultasi lebih lanjut bersama agen langganan.

2. Ikuti Dan Pantau Perkembangan Dunia Asuransi

Dengan terus mengikuti perkembangan dunia asuransi, maka bisa menambah wawasan terkait dengan hal apa yang mengalami perubahan atau sejenisnya.

Saran para agen yang sudah sukses, jangan berdiam diri dan merasa cukup dengan mempunyai pengetahuan. Lebih giatlah belajar dari beberapa agen di kantor yang sudah mencapai keberhasilan maksimal.

3. Tidak Mudah Menyerah

Yang namanya manusia biasa, terkadang bisa sampai pada titik jenuh sekaligus bosan dengan jenis profesi tertentu. Sebab ketika anda menggeluti profesi agen asuransi, bukan suatu hal mustahil jika anda akan mengalami banyak penolakan ketika menawarkan produk.

Cobalah lebih sabar dan tetap semangat, pikirkan bahwa masih banyak calon nasabah yang lebih potensial. Meski sudah ditolak, jangan putuskan hubungan dengan orang tersebut.

Tunggu beberapa saat, baru setelah itu anda bisa mendekati mereka kembali. Jika pada saat itu orang tersebut sudah berubah pikiran, maka lakukan pendekatan dengan baik dan sopan santun.

4. Jelaskan Produk Dengan Ringkas

Meski sudah kenal baik dengan calon klien (nasabah), janganlah bertele-tele dalam menjelaskan sebuah produk asuransi. Sampaikan pada mereka dengan bahasa yang sederhana.

Jika memang harus membuat perhitungan, maka anda bisa melakukannya dengan beberapa cara yang juga sederhana. Tujuannya ialah agar mereka bisa benar-benar mengerti tentang produk apa yang nantinya akan mereka miliki.

5. Menjadi Teman Yang Baik Untuk Nasabah

Sudah menjadi kewajiban bagi agen asuransi untuk menjadi teman yang baik bagi nasabah. Coba dengarkan semua keluh-kesah klien anda supaya bisa benar-benar mengenal kepribadiannya.

Dalam hal ini, anda juga bisa menentukan produk apa yang paling baik untuk mereka. Dari sisi lain, nasabah pun akan merasa mempunyai agen yang benar-benar memperhatikan dirinya.

6. Harus Lebih Dan Selalu Rajin

Meski sudah sering mengalami penolakan dari calon nasabah, namun anda juga dituntut untuk selalu rajin dalam mencari calon yang lain.

Terlepas dari itu, anda juga harus rajin dalam memantau perkembangan nasabah yang sudah ada, rajin melengkapi diri dengan beberapa informasi terbaru, serta beberapa poin lain yang berperan sebagai pendukung.

Sebab besarnya komisi yang didapat oleh agen asuransi, juga tergantung dengan seberapa rajin agen tersebut dalam bergerak. Dengan kata lain, semakin banyak nasabah yang membeli produk, maka semakin besar pula komisi yang diperoleh.

7. Jujur Pada Nasabah

Produk asuransi merupakan profesi jangka panjang, sehingga anda pun dituntut untuk lebih terbuka dengan para klien. Dalam hal ini, jujur pada nasabah bisa menjadi kunci keberlangsungan profesi anda.

Coba anda jelaskan semua syarat dan keuntungan pada setiap produk asuransi. Jika klien bertanya tentang produk asuransi apa yang paling cocok dengan kondisinya, maka berikan saran produk yang memang sesuai.

Intinya, jangan menggiring atau membelokkan klien hanya demi keuntungan pribadi. Jika demikian, maka jangan harap anda akan menjadi agen yang sukses. Justru kondisi tersebut akan menjerumuskan anda di belakang hari.

8. Belajar Cara Tepat Menjual Produk

Anda harus belajar cara yang tepat untuk bisa menjual sebuah produk. Pasalnya, tidak ada formula tepat (pasti) yang mutlak untuk semua orang.

Dalam hal ini, setiap orang mempunyai karakteristik dan kepribadian yang berbeda. Sehingga anda pun harus bisa menyesuaikan jurus-jurus dengan orang yang anda hadapi.

Akan lebih baik jika anda mencari informasi terlebih dahulu tentang calon klien yang ditarget. Sehingga pada saat menawarkan produk, akan terasa lebih mudah karena sudah mengenal kepribadian mereka.

9. Mengenali Setiap Produk Asuransi Yang Dimiliki Perusahaan

Jika ingin menjadi agen asuransi yang profesional, tentu anda harus mengenal setiap produk asuransi yang dimiliki oleh perusahaan tempat anda bekerja (bernaung).

Bisa jadi jika di masa depan anda merasa lebih nyaman dalam menjual satu jenis produk tertentu, sebagai contoh ialah asuransi Kesehatan atau Asuransi Pendidikan.

Akan tetapi, anda juga harus mengenal produk yang lain. Jangan sampai para klien mempunyai pikiran bahwa anda merupakan seorang agen yang tidak kompeten. Alasan dasarnya lantaran anda tidak mengenal product knowledge.

10. Mengutamakan Kepentingan Nasabah

Sebagai agen asuransi yang profesional, anda harus mengutamakan yang terbaik untuk nasabah. Pasalnya, saat anda memutuskan untuk menjadi agen, maka harus mengedepankan kepentingan mereka.

Dengan kata lain, ketika menjadi agen asuransi, berarti anda pun siap membantu mewujudkan kehidupan yang lebih baik untuk para nasabah.

Apabila sebelumnya sudah merasakan manfaat asuransi, maka saat itulah waktu terbaik untuk berbagi hal yang sama dengan mereka.

Apa anda ingin menjadi agen asuransi? Sudah siap mental mengalami penolakan dari calon nasabah? Disini kami siap membantu dan berbagi Kunci Sukses Menjadi Agen Asuransi. Gabung dengan tim kami untuk belajar bersama, bekerja bersama, dan meraih kesuksesan bersama.

Hubungi kami pada kontak yang sudah disediakan, atau bisa dengan membaca dulu <Bisnis Asuransi> untuk informasi lebih lanjut.

One thought on “Kunci Sukses Menjadi Agen Asuransi

  1. Pingback: Jenjang Karir Agen Asuransi Allianz - KiosAsuransi.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *