Pengertian Asuransi Jiwa Allianz

Pengertian Asuransi Jiwa Allianz

Terkait dengan Pengertian Asuransi Jiwa Allianz, tentu tidak luput dari manfaat dan juga jenis dari asuransi yang disediakan. Sehingga sebelum membeli polis asuransi yang benar-benar sesuai, anda pun perlu memahami beberapa hal.

Pada dasarnya, banyak dari kita yang sudah sadar akan pentingnya mempunyai asuransi jiwa. Namun seiring dengan banyaknya produk yang ditawarkan, terkadang menjadikan kita bingung untuk memilih produk yang sesuai kebutuhan. Jadi, ketahui dulu jenis-jenis asuransi jiwa.

Nah, pengertian Asuransi Jiwa adalah asuransi yang memberikan pertanggungan untuk beberapa risiko kehidupan. Baik itu untuk santunan penyakit kritis, rawat jalan, evakuasi medis, meninggal dunia, cacat permanen dan lain-lainnya sesuai yang tertera pada polis.

Pada poin ini, pihak asuransi akan menerbitkan polis, dengan mengganti biaya tertanggung yang dikeluarkan karena risiko kehidupan yang timbul. Akan tetapi, asuransi jiwa sendiri masih terbagi dalam beberapa jenis sekaligus.

Pengertian Asuransi Jiwa Allianz

Apa anda tengah mempertimbangkan untuk membeli asuransi jiwa? Tentu pertimbangan yang dilakukan juga tidak luput dari beberapa jenis asuransi jiwa yang beredar di pasaran. Perlu diketahui, setiap jenis asuransi jiwa dirancang untuk memenuhi kebutuhan nasabah.

Oleh karena itu, kenali dan pelajari jenis asuransi jiwa yang sesuai dengan kebutuhan anda. Untuk sekedar tambahan referensi, berikut jenis asuransi jiwa yang bisa dipelajari.

# Berdasar Masa Perlindungan

Jenis asuransi jiwa yang mempunyai dasar perlindungan ini, terbagi dalam dua varian yakni Term Life Insurance atau asuransi jiwa berjangka, dan juga Whole life insurnce atau asuransi seumur hidup.

1. Term Life Insurance / Asuransi jiwa berjangka

Yang dimaksud asuransi jiwa berjangka, ketika sudah jatuh tempo, maka nasabah perlu mengajukan perpanjangan polis. Sedangkan premi yang dibayar umumnya akan memberikan proteksi dengan harga yang terjangkau.

Asuransi ini memberikan perlindungan dengan jangka waktu tertentu, yang paling umum ialah 5 tahun, 10 tahun, hingga 20 tahun. Namun sudah dinilai cukup dalam jangka waktu yang dibutuhkan. Sebagai contoh ialah hingga masa pensiun atau sampai anak lulus kuliah dan sebagainya.

2. Whole life insurnce / Asuransi seumur hidup

Produk asuransi ini memberikan perlindungan untuk setiap tertanggung selama seumur hidup atau 99 tahun. Artinya, nasabah akan terus terproteksi seumur hidup selama masa polis masih aktif.

Nasabah bisa merasakan manfaat premi tetap dalam jangka waktu perlindungan yang lebih lama. Terlebih lagi, nasabah juga akan diberikan manfaat kematian berupa uang pertanggungan. Bahkan dengan nilai tunai dan fasilitas pinjaman yang memungkinkan nasabah meminjam sejumlah dana dari nilai tunai yang terbentuk.

# Berdasar Nilai Tunai

Pada jenis ini, terbagi 6 varian asuransi yang kesemuanya memberikan manfaat cukup baik. Berikut daftar selengkapnya :

1. Tanpa Nilai Tunai

Produk asuransi ini hanya akan menyediakan manfaat berupa UP (uang pertanggungan) yang akan dibayar ketika tertanggung sudah meninggal dunia atau tutup usia.

2. Asuransi Jiwa Murni (Tradisional)

Asuransi ini hanya akan memberikan manfaat kematian berupa UP serta tidak menyediakan nilai tunai. Hal tersebut dikarenakan fungsinya hanya memberikan perlindungan jiwa, sehingga premi yang ditawarkan sangat terjangkau. Umumnya produk ini bisa ditemukan pada jenis asuransi jiwa berjangka.

Untuk bisa memberikan perlindungan jiwa secara maksimal namun dengan premi yang terjangkau, mungkin asuransi jenis ini bisa menjadi solusi yang memisahkan antara proteksi dengan investasi. Sehingga sangat bermanfaat bagi pekerja baru yang inign melindungi diri meski dana terbatas.

3. Dengan Nilai Tunai

Jenis asuransi ini berkebalikan dengan Non Tunai, sebab tidak hanya menyediakan UP, namun juga nilai tunai. Artinya, dana yang terbentuk bisa dicairkan ketika tertanggung masih hidup. Banyak macam asuransi jiwa yang didalamnya terdapat nilai tunai.

4. Whole Life Insurance

Terlepas dari penyediaan UP, whole life insurance juga menyediakan nilai tunai. Sehingga besaran premi yang dibayar nasabah lebih tinggi dibanding dengan premi asuransi tradisional.

Pasalnya, premi tersebut terdiri dari biaya dan juga nilai tunai polis atau policy cash value. Akan tetapi, nilai tunai pada asuransi ini secara umum tidak terlalu besar, lantaran lebih fokus pada kebutuhan nasabah terkait dengan proteksi jiwa.

5. Endowment Insurance (Asuransi Dwiguna)

Asuransi Dwiguna mempunyai karakteristik term life karena menyediakan perlindungan dengan jangka waktu tertentu. Akan tetapi juga mempunyai karakteristik whole life insurance yang memberikan tawaran tunai.

Itu mengapa asuransi ini disebut dengan dwiguna, sebab menawarkan dua fungsi sekaligus, yakni proteksi jiwa dan juga nilai tunai. Namun lebih prioritas pada nilai tunai. Dana pada asuransi ini bisa dipergunakan untuk pendidikan anak, dana pensiun, dan kebutuhan finansial lainnya.

6. Unit Link Life Insurance (Asuran Jiwa Sekaligus Investasi)

Pada dunia investasi, asuransi unit link disebut pula dengan variable life insurance. Jika dibandingkan nilai tunai yang terdapat di whole life insurance dan endowment insurance, pada unit link terbentuk dari pengembangan dana pada produk pasar modal.

Oleh karena itu, nilai tunai pada unit link bergerak secara naik-turun seiring dengan perkembangan pasar modal. Dalam satu produk, nasabah bisa memperoleh proteksi sekaligus investasi.

Terlebih lagi, nasabah akan memperoleh perlindungan seumur hidup, mengatur sendiri dana investasi, memilih dan menukar portofolio dana investasi sesuai profil risiko, dan juga bisa mencairkan tunai pada tengah masa polis atau memakai nilai tunai untuk membayar premi asuransi.

# Berdasar Pihak Yang Mengajukan Permohonan Polis

1. Asuransi Jiwa Individu

Merupakan bentuk asuransi jiwa yang diterbitkan perusahaan asuransi untuk nasabah individu. Umumnya perlindungan yang diberikan lebih luas dibanding dengan asuransi jiwa kumpulan.

Maka dari itu, tidak heran jika premi yang ditawarkan asuransi jiwa individu juga lebih besar. Dalam hal ini, nasabah akan memperoleh proteksi jiwa, bisa memilih cakupan serta batas waktu perlindungan asuransi.

2. Asuransi Jiwa Kumpulan

Bentuk asuransi jiwa yang diterbitkan perusahaan asuransi untuk badan atau institusi dengan badan hukum, yakni tertanggung bisa berupa karyawan atau anggota dari badan usaha tersebut.

Sebagai contoh ialah asuransi yang disediakan oleh kantor, komunitas, ataupun yayasan. Umumnya, premi asuransi kumpulan lebih terjangkau dibanding dengan asuransi individu.

Hal tersebut dikarenakan cakupan perlindungan yang ditawarkan lebih sempit dan terbatas selama tertanggung bergabung dengan perusahaan atau komunitas tersebut.

Apa saja Manfaat Asuransi Jiwa?

Setidaknya adan 3 poin manfaat dari masing-masing jenis asuransi. Apa saja?

1. Asuransi Berjangka

Memberikan masa pertanggungan dalam jangka waktu tertentu, selama masa 5, 10, hingga 20 tahun disesuaikan dengan kesepakatan antara pemegang polis dan pihak perusahaan asuransi.

Secara umum, premi asuransi akan dibayarkan di muka, serta dilakukan setiap tahun selama jangka waktu tersebut. Akan tetapi, jika polis lapse (tidak aktif), maka manfaat ini akan berhenti serta nilai premi akan hangus.

2. Asuransi Whole Life

Secara umum jenis asuransi jiwa yang satu ini memberikan manfaat perlindungan seumur hidup. Menawarkan manfaat perlindungan mencapau tertanggung berumur 99 hingga 100 tahun.

Sedangkan dari sisi keunggulan, yang menjadi pembeda dengan asuransi jiwa berjangka ialah memberikan perlindungan, sekaligus memberikan nilai tunai yang bisa difungsikan sebagai tabungan serta memberikan manfaat perlindungan jiwa seumur hidup dengan tarif premi tetap.

Jika polis tidak aktif hingga tertanggung meninggal, maka pemegang polis masih bisa memperoleh nilai tunai yang dijanjikan, namun akan dikurangi dengan beberapa biaya penutupan polis ataupun pembayaran premi yang meninggak.

3. Asuransi Dwiguna

Fungsi dari asuransi ini memberikan manfaat ganda, baik dari sisi proteksi dan juga unsur tabungan. Produk ini secara umum ditemukan pada asuransi pendidikan serta mempunyai keunggulan pasti dan dijamin baik meski tertanggung masih hidup hinga tanggal jatuh tempo.

Penting diketahui, semua jenis asuransi jiwa memang dirancang untuk memenuhi kebutuhan nasabah. Maka dari itu, dengan kenal lebih jauh, tentu anda pun bisa memperoleh jenis asurasi yang sesuai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *